Hari Minggu, 14 Februari 2010, anak-anak MAN Model Jambi sudah siap-siap dari pagi hari berkumpul di lapangan untuk menunggu datangnya angkot yang akan menjemput mereka Ada juga yang pergi dengan kendaraan mereka sendiri. Setelah sampai di tujuan yang bertempat di MTsN Talang Bakung, mereka langsung berjabat tangan dengan Pelatih PMR MTsN Talang Bakung, yaitu Kak Murtado sebagai tanda hormat mereka kepada beliau.
Betapa kagumnya melihat keindahan suasana lingkungan MTsN Talang Bakung yang selalu bersih dan nyaman saat memasuki lingkungannya. Wajar saja sekolah itu dapat penghargaan, serta tropi Sekolah Bersih Se-Kota Jambi.
Setelah melihat keindahan sekolah itu, siswa PMR MAN Model Jambi segera membagi kelompok-kelompok yang terbagi menjadi 7 kelompok. Salah satu kelompok itu harus ada kakak pembinanya, yaitu kakak-kakak dari anak PMR MAN Model Jambi. Kakak Pembina yang sudah senior, tidak masuk dalam kelompok, karena mereka akan melaksanakan tugas-tugasnya sebagai penjaga pos. Ada pun salah satu tugas yang diberikan anak-anak MAN Model Jambi kepada anak-anak MTsN Talang Bakung adalah sebagai berikut : yaitu, kegiatan yang dilakukan di dalam UKS untuk pembelajaran sebagaimana mestinya pekerjaan anak-anak PMR yang berada di ruangan UKS sekolah agar mereka selalu menjaga kerapian dan kebersihan di dalam ruangan itu.
Para anggota penjaga pos telah sampai pada tiap-tiap pos yang diberikan kepada ketunya, yaitu Arief Riyanto. Pelatihan pun segera dimulai. Tahap pertama mereka harus menyamar, kemudian merayap gorong-gorong dengan membawa pasien, lalu, mereka segera dapat pelatihan untuk dapat membuat sebuah sumbu jangkar dan bagaimana melipat mitela dengan cara yang benar. Pos terakhir berada di sekitar sekolah, yaitu pos rumah sakit. Di mana pos tersebut dapat memberi pelatihan kepada anak-anak PMR yang masih junior.
Setelah mendapat semua pelatihan dari tiap-tiap pos yang diberikan, mereka segera membersihkan badan mereka yang kotor setelah pelatihan tadi. Pelatihan tesebut seru dan bermanfaat bagi mereka yang mengikutinya. Waktu sudah siang, ada yang shalat dulu baru makan, ada juga yang makan dulu baru shalat. Mereka makan siang dengan lahapnya yang sudah disediakan oleh sekolah.
Acara pun akan segera di akhiri dengan pelatih PMR yang pada saat itu juga, beliau memberikan pesan-pesan yang mungkin bermanfaat bagi para anggota PMR. Acara berakhir dengan bersalam-salaman dan senyuman yang dapat memberikan semangat kepada para remaja kita yang muda-mudi ini. Mereka pulang dengan hati yang senang walaupun mereka merasakan kelelahan ditubuh mereka.
Semua anggota PMR dari MAN MODEL JAMBI segera pulang ke sekolah mereka dengan mobil jembutan mereka yang sudah mereka catar sebelumnya. Semuanya merasa letih. Tapi, bagi para junior, saat itu pula, mereka akan mendapatkan syal yang artinya mereka sudah naik tingkat dan bukan lagi maen-maen dalam menjadi anggota PMR tersebut. Karena mereka mendapatkan syal tersebut dengan susah payah yang penuh perjuangan untuk mendapatkannya.
Hari sudah sore, mereka pun pulang ke rumah mereka masing-masing. Bagi yang mendapatkan syal, mereka sangat bergembira dan merasa senang sekali.
by : Cecep Suhada















